Thursday, July 7, 2011

Pengalamanku Membuat Paspor


Alasan kenapa aku membuat paspor adalah karena aku diajak jalan-jalan ke luar negeri. Ke negara tetangga aja, ke Vietnam, Kamboja, dan Thailand. Jadi sebelum berangkat mau tidak mau harus punya paspor. Aku buatnya di tahun 2009.
Liburan kami dipersiapkan beberapa bulan sebelum berangkat, tepatnya 4 bulan sebelum berangkat. Pertama-tama, kami survey tempat yang mau kami kunjungi, survey hotel atau hostel murah, dan survey tiket pesawat yang sedang promo. Begitu dapat apa yang kami cari, jadi kami reservasi hotel dan tiket. Ternyata, untuk reservasi tiket (AirAsia), harus ada paspor. Jadi mau tidak mau, kami buat dulu sebelum akhirnya reservasi tiket. Disinilah kisahku membuat paspor dimulai.
Sebelumnya aku googling bagaimana cara membuat paspor, apa saja syarat-syaratnya. Lalu, aku mulai mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, yaitu:
  • ·         KTP (asli dan fotokopi)
  • ·         Kartu Keluarga / KK (asli & fotokopi)
  • ·         Surat Keterangan dari perusahaan (kalau pegawai)
  • ·         Akta Kelahiran (asli & fotokopi)
Sebagai catatan, lebih baik difotokopi 2 (dua) rangkap, siapa tau butuh lebihan. Dan lebih baik sudah difotokopi lebih dulu, soalnya fotokopi di kantor Imigrasi lebih mahal. Kalau sudah disiapkan semua dokumen, lalu aku ke kantor imigrasi.
Karena domisiliku di Yogyakarta, jadi aku ke kantor Imigrasi Yogyakarta (dekat bandara Adi Sucipto). Pertama, beli formulir pembuatan paspor di tempat fotokopi, di basement. Sebenarnya formulir itu gratis..., tapi mana ada gratisan kalau bisa dibisnisin J. Harga formulirnya waktu itu Rp 7.000,00.
Habis diisi, diserahkan ke bagian pendaftaran paspor, nanti sama petugas dicek kelengkapannya. Kalau sudah lengkap, dokumen yang asli dikembalikan. Sesudah itu, aku dikasih bukti tanda terima dan disuruh kembali lagi minggu depan.
Minggu depannya aku kembali lagi, trus langsung ke bagian kasir untuk bayar administrasi, sambil menunjukkan tanda terima yang dikasih petugas kemarinnya. Total administrasi bikin paspor baru Rp 275.000,00. (Rp 270.000,00 untuk administrasi paspor, Rp 5.000,00 untuk cover paspor ???). Sesudah bayar, antri lagi untuk foto & wawancara. Karena aku ambil jalur resmi dan legal, jadi aku menunggu lebih lama daripada yang jalur cepat dan ilegal J. Maklum aja, kan bayar murah. Aku tahunya, ada saja bapak-bapak berbaju batik atau kemeja resmi yang bawa-bawa dokumen dan mempersilakan Mbak-Mbak atau Mas-mas yang mau foto dan masuk ke ruang wawancara. Padahal aku tidak lihat tu Mbak-mbak dan Mas-mas mengantri bayar.
Setelah menunggu kira-kira 45 menit, akhirnya dipanggil juga untuk foto. Habis foto discan sidik jari, dan dilanjut wawancara. Pertanyaan simpel kok. Tentang data diri, kenapa buat paspor, kalau jalan-jalan, kemana? Berapa lama? Begitulah... Wawancara selesai kira-kira 3 menit aja. Trus disuruh ke loket 4 (loket pengambilan paspor) dan tanya kapan paspor bisa diambil. Setelah di loket 4, ada seorang bapak yang tidak ada ramah-ramahnya bilang, paspor diambil 3 hari lagi. Jadi pulanglah aku lagi.
Setelah 3 hari, aku ke kantor imigrasi lagi. Trus ke bagian loket 4, kasih bukti pembayaran di hari sebelumnya, trus nunggu. Kira-kira 15 menit baru namaku dipanggil. Pasporku sudah jadi deh. Tapi tidak dikasih covernya, padahal ada slip buat bayar cover, jadi kutanya ke si Bapak, “Pak, covernya kok tidak ada? Ini ada bukti pembayaran cover Rp 5.000,00?)” Baru deh dia kasih, tanpa mengucapkan sepatah kata pun. ???
Akhirnya aku punya paspor, tapi satu hal kesalahanku adalah tidak mengecek paspor dengan teliti waktu kuterima. Ternyata ada kesalahan penulisan nama. Fatal banget kan? Trus kutelepon lagi kantor imigrasi, karena ada salah penulisan nama. Mungkin yang menerima teleponku adalah Mbak-mbak magang atau pegawai baru yang masih bodoh dan naif... Aku tanya, “Mbak, paspor saya salah tulisan namanya. Ini bagaimana? Apa saya perlu ganti paspor baru atau bisa dibetulkan?” Eh si Mbak jawabnya begini, “Tapi KTP-nya namanya betul, Bu?” Ku jawab: “Iya, KTP & Akte Kelahiran namanya betul.” Si Mbak: “Ga apa-apa, Bu. Yang penting nama di KTP betul.” Dalam hati “What?????” Ku jawab lagi ke dia “MBAKKKK, KTP itu berlaku hanya di Indonesia. Kalau saya keluar negeri KTP ga berlaku, paspor itu KTP LUAR NEGERI saya. Berabe dong kalau ada apa-apa di luar negeri. Gimana sih, si Mbak. Pokoknya saya mau Paspor saya dibetulkan.” Baru deh dia mati kutu, trus dia bilang dia akan panggilkan yang berkepentingan. Huhhh, dalam hatiku daritadi, kek, dipanggilin orang yang lebih ngerti. Sok tau dia. Petugas Imigrasi kok bodoh soal begituan... akhirnya aku disuruh kembali besoknya. Keesokan harinya aku ke Imigrasi lagi, dan mereka bilang tidak bisa bikin paspor yang baru, tapi mereka buat catatan koreksi di lembar sebaliknya. Yah, begitulah proses pengalamanku mendapat paspor.
Berikut tips buat temen-temen yang juga mau buat paspor:
  1. Kalau mau cepet dan tidak repot bisa kok pakai jasa calo. Hanya saja ongkosnya lebih mahal, kira-kira Rp 400.000,00 – Rp 650.000,00. Tergantung mau berapa hari jadi J.
  2. Persiapkan semua dokumen, baik yang asli maupun fotokopi. Lebih baik fotokopi diluar kantor imigrasi dan fotokopi rangkap 2. Ongkos fotokopi lebih murah, dan juga karena tidak ada tempat fotokopi lain, selain yang di basement kantor imigrasi.
  3. Harus sabar, kalau membuat paspor dengan jalur resmi. Kita harus bisa maklum kalau para calo masuk duluan sebelum antrian kita, karena mereka bayar lebih mahal. J
  4. Siapkan hari yang betul-betul tidak banyak kerjaan atau hari yang senggang untuk membuat paspor, sehingga kita tidak diburu waktu kerjaan lainnya. Karena urusan dengan pegawai negeri / pemerintahan bisa paaaannnnjjjjaaaannggg & laaaaammmmaaaaa... belum lagi berbelit.
  5. Selain itu kalau membuat paspor di hari senggang, emosi kita tidak terlalu cepat naik, karena diburu-buru. Apalagi wajah pelayan masyarakat di kantor imigrasi kurang ramah, tidak ada senyum, yang bisa bikin kita cepat jutek juga.
  6. Yang paling penting, setelah menerima paspor ceklah dengan teliti semua data yang tercantum. Apakah nama sudah benar? Tempat & tanggal lahir sudah benar? Tanggal masa berlaku sudah benar atau belum? Dll. Soalnya kalau telat repot harus bolak-boliknya. Apalagi yang rumahnya jauh dari kantor imigrasi.
So, buat temen-temen yang mau buat paspor semoga pengalamanku dan tips membuat paspor ini bisa berguna untuk kalian. Selamat membuat paspor.

17 comments:

  1. Sis...nama aku jg salah di paspor halaman 2.Kelebihan 1 huruf.Tp dikoreksi di halaman 4 sesuai nama di KK..
    Pertanyaannya :
    Aku sdh beli tiket sebelum paspor jadi..
    Dan nama di tiket aku sesuai sm KK/KTP
    Bermasalah gak ya nanti di imigrasi nya kl mau ke LN?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berdasar kemarin pengalaman ke Indocina, aku sih tidak ada masalah. Nanti tinggal tunjukkan saja halaman koreksinya. Yang penting dari pihak Imigrasi tempat kita buat paspor sudah buat koreksinya.
      Semoga bermanfaat :)

      Delete
  2. halo mba...saya juga baru aja ambil paspor tapi ada kesalahan di halaman see page nya...bulan lahir saya tidak sesuai dengan akta, padahal jelas-jelas pada saat saya mengajukan paspor semua dokumen asli sdah saya serahkan, tapi setelah jadi ada salah....tadi saya sudah komplain tapi petugasnya tidak merespon. saya harus gimana dong mba agar mendapat koreksinya saya harus bertemu siapa? terimakasih

    ReplyDelete
  3. Halo Joohyorin:)Thanks sudah mampir and share pengalamannya.
    Hmmmm,kebetulan waktu itu saya komplain lewat telpon ditanggapi oleh seorang Mbak yang belum berpengalaman,tapi lalu saya dihubungkan ke seorang Bapak yang lebih berwenang dari si Mbak itu. Tapi saya tidak tahu posisi si Bapak itu sebagai apa. Saya hanya bilang respon bodohnya si Mbak bawahannya, mencoba membuat si Bapak juga mengerti pentingnya adanya koreksi data.
    Masalah besar lainnya adalah, tidak semua pegawai imigrasi peduli untuk menanggapi komplain dari kesalahan yang mereka buat; mereka sudah tidak teliti dan masa bodoh dengan keteledorannya tersebut.
    Mungkin, bisa coba ke semua loket yang ada di bagian imigrasi itu, atau langsung cari kantor kepala imigrasi itu dan komplain. Karena kita memang harus gigih memperjuangkan hak kita hahaha... Kalau masih belum ada tanggapan, bilang saja akan melayangkan surat pembaca perihal keteledoran dan kemasabodohan dari pihak imigrasi tersebut. Toh memang perlu disampaikan supaya mereka perlu teliti dan tidak kerja dua kali.

    ReplyDelete
  4. mbak , berarti paspor nya jadi dalam waktu berapa hari/minggu kalau lewat jalur resmi ? thanks

    ReplyDelete
  5. Met sorre mbak Melda.
    aku ada satu pertanyaan nich seputar kesalahan nama di paspor.

    dulu aku ada buat passport tahun 2007 di palembang. trus ternyata aa kesalahan nama di paspornya.
    kemudian dia kasih keterangan dilembar pengesahan untuk menerangkan nama yang benar.

    nah kemudian tahun 2012 kemarin, aku ada perpanjangan paspor. trus minta di ganti dengan nama yang benar. katanya ga bisa.

    nah skr permasalahannya adalah aku ada mau pergi ke china untuk urusan bisnis. dan china kan harus membuat visa. padahal syarat untuk pengajuan visa adalah ktp dan paspor.

    jika di paspor nama tidak dapat diperbaiki, apakah ada solusi bagaimana cara untuk pengurusan visa tersebut ya?

    thank you berat untuk bantuannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Moeljah,
      Sebelumnya thanks sudah mampir blog Diary melda.

      Wah repot juga ya... kalo ternyata pihak imigrasi tidak mau ganti kesalahan mereka. Tapi coba beberapa cara berikut deh (semoga membantu):
      * kalau bikin perbaikan / perpanjangannya di kantor imigrasi lain, apa sudah coba tanya? Contohnya waktu itu teman saya KTP-nya asal Kediri, tapi buat paspor-nya di Yogyakarta. Siapa tahu bisa di kota lain.
      * Sebenarnya itukan hanya kesalahan cetaknya saja, tapi bukan karena kesalahan data, seharusnya sih bisa diperbaiki, tapi kalau ternyata tetap tidak bisa, minta dibuatkan lagi lembar verifikasi kesalahan cetak dari Imigrasi di halaman depan aja (dekat cover dalam). Yang sedikit ribet adalah kita harus selalu sering ngingetin orang (waktu buat visa atau orang imigrasi di negara yang kita datangi) bahwa nama kita di paspor salah cetak.

      Semoga 2 poin di atas bisa membantu...
      Kadang saya juga sedikit kesal dengan sistem yang dibuat rumit, padahal hanya karena alasan si personal/oknum-nya itu malas mengerjakan doang :( alias ga mau repot....

      Delete
  6. Hallo saya juga mengalami hal yang sama, saya ada penambahan nama suami di hal 4, tp imigrasi bogor menggunakan spasi yg seharusnya tidak ada spasi. Saya sedang mengusahakan koreksi. Butuh berapa lama yah mbak lg itu utk di koreksi? Karna seminggu lagi saya harus terbang ke amrik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thx sudah mampir blog ku..
      Waduh... sorry baru sempet reply. Prosesnya cuma satu hari Voshinie... Tapi harus nungguin dan mengejar, karena itu kesalahan mereka

      Delete
  7. hallo mbak, saya mau nanya soal penambahan nama atau endos di paspor. Awalnya saya bikin paport di Yogyakarta dan sebenarnya saya yang salah. waktu itu saya bingung coz nama di ijazah dan Ktp saya beda dengan akte kelahiran saya, jadi saya ambil saja yang sama dengan ijazah saya. nah sewaktu saya sudah sudah mau lulus kuliah saya pingin menyamakn semua identitas saya dan saya putuskan semua data harus sama dengan akte kelahiran saya dan alhamdulillah ijazah terakhir saya S1 sama dengan akte saya. Karna nama di paspor beda saya di di sarankan untuk di endos atau penambahan nama di pihak imigrasi yang saya urus di pekanbaru. menag cuma sehari saja, tapi yang saya bingung data penambahan itukan di lembar pengesahan tapi mereka tidak ada tambahan cap atau tandatangan pihak imigrasi hanya keterangan saja, katanya klo pake cap itu yang manual klo ini gag perlu. paspor mbak gimana apa ada tambahan cap atau tanda tangan daripihak imgrasi, saya cuma sharing saja, sebab saya takut klo visa pelajar saya ditolak pihak imigrasi. terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Rian, aduh sorry reply-nya lama banget. Tapi sebelumnya thanx dah mampir...
      Hmmm, klo di passport saya ada tanda tangan dan cap dari imigrasinya sih... karena saya juga minta supaya lebih sah!
      Tapi semoga tidak ada masalah ya... dan lancar semua.
      Namanya juga manusia, jadi banyak pegawai imigrasi yang tidak teliti dan tidak ada cross-checking sebelum cetak. Jadi waktu cetak semua jadi salah.

      Delete
  8. Hi sis mau tanya kl di passport namanya kurang 1 huruf utk ticketnya gmn ya sis? Pakai yg di hal dpn atw yg sdh di revisi dr imigrasinya ya ?? Ada masalah ga ya nanti pas check in?? Makasih ya sis . .

    ReplyDelete
  9. permisi..numpang tanya..di akta, ktp, ijazah dan kk nama saya sama 2 suku kata..tapi di paspor 3 suku kata.. 1 suku kata lagi diambil dari nama ayah..kesalahan pada pihak imigrasi nya..baiknya gimana ya?apakah bisa buat baru atau dikoreksi atau revisi?
    terima kasih

    ReplyDelete
  10. Haii mbak, mau tanya dong.. Aku mau buat paspor. Tp nama di akte lahir dan ktp beda spasi aja. Itu bisa atau tidak ya? Mohon pencerahan.. Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama mbak sama saya, gmn mbak udh coba buat blm paspornya? harus perbaiki dl sblm buat paspor atau ngak masalah?

      Delete